Trip To Malang Kota Under 50K IDR

Hello, Welcome to my first post 🙂

Kereta Lokal Surabaya – Malang (Penataran)

Rabu, 17 Januari 2018, merupakan saat dimana pertama kali aku ke Malang hanya dengan teman-teman terdekat karena biasanya aku kesana bersama keluarga. Yap, sesuai dengan judulnya, itu buka clickbait tapi emang nyatanya begitu, aku selama disana di 3 lokasi wisata hanya menghabiskan Rp50,000 termasuk transportasi.

Berdiri di Kereta

Hari itu aku pergi ke Malang naik kereta Penataran dari stasiun Wonokromo Surabaya ke Stasion Malang Kota, dengan estimasi waktu 7.49-10.15 WIB. Pada saat berangkat, kita mendapatkan tiket kereta “Tanpa Tempat Duduk”. Tapi, alhamdulillah kita masih sempat duduk dari jam 7.50-an sampe jam 8.45-an, itupun kita berpindah antar gerbong buat dapetin kursi kosong, HEHE. Hingga akhirnya mulai dari stasiun Porong sampe stasiun Malang Kota, kita berdiri di kabin kereta.

Kampung Warna Warni Malang

Sesampainya di Malang Kota, saat keluar dari stasiun, kita disambut oleh para tukang becak dan supir angkot yang menawarkan untuk diantar ke Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi Jodipan. Sebenarnya jarak antara stasiun malang kota dengan Jodipan cukup dekat hanya 700 meter (sumber: Gmaps), tapi mungkin efek kita si newbie traveler udah berasa capek sejam lebih berdiri di kereta, jadi kita milih naik angkot dengan biaya 3000/orang. Waktu udah naik angkot, rasanya baru duduk, hela nafas, terus tiba-tiba udah disuruh turun aja karena udah sampe. Dan sempet cengo. Hah? Kok sayang ya kalau naik angkot? Tapi yaudahlah yaa, buat pengalaman dan kasih rejeki orang.

Kampung Jodipan Malang

Tiket masuk ke Kampung Warna Warni (Jodipan) hanya 2000/orang, nanti kita akan dapat tiket masuknya seperti stiker gitu. Disitu cocok banget buat kalian yang hobi foto karena instagramble banget, cantik, dan kreatif banget warganya. Dari Kampung Warna Warni kita bisa langsung ke Kampung Tridi lewat Jembatan Kaca, dan nanti untuk masuk ke Kampung Tridi akan ada htm nya lagi 2000/orang. Btw, ini merupakan salah satu lokasi syuting Yo Wis Ben.

Alun-alun Kota Malang

Lanjuutt…

Sekitar jam 12 siang kita keluar dari Kampung itu, lalu OTW ke Alun-Alun Merdeka, Kota Malang. Disini kita gak pakai angkutan umum, pure jalan kaki dengan jarak antara Kampung Warna Warni ke Alun-alun Merdeka 1 km (sumber: Gmaps). Kerasa gak kerasa sih jalannya, karena kita sambil bercandaan, rumpik, dan menikmati lingkungan sepanjang jalan. Jujur, sebenarnya kita ke alun-alun mau cari jajan tapi ternyata gak ada yang jual jajan karena saat itu lagi ada Satpol PP sebab pagi tadi alun-alun nya abis dipakai upacara rutin tiap tanggal 17. Akhirnya, kita jajannya di PKL sekitar Ramayana.

Background Masjid Jami’ Malang

Review dari kita tentang Alun Alun Merdeka itu cantik dan rapi. Tertata banget, bersih, dan segar. Disitu juga ada cukup banyak burung merpati jadi kita bisa main-main sama merpati. Merpatinya itu memang sengaja di rawat disitu dan di Alun-alun memang dibuatkan khusus rumah merpatinya. Di bagian barat alun-alun, terdapat Masjid Agung Jami’ Malang dan bersebelahan dengan Gereja Jemaat Immanuel yang merupakan peninggalan jaman kolonial Belanda.

Selepas dari alun-alun, kita pergi ke Splendid. Kita gak tau sih itu tempatnya seperti apa. Bermodalkan penasaran aja kesana, HEHE. Kali ini kita jalan kaki lagi dengan jarak 600 m (sumber: Gmaps). Dan, yaass… Splendid itu pasar hewan peliharaan, ikan hias, dan bunga. Udah gitu aja. Yaa ada beberapa tempat yang cocok buat foto, tapi gak banyak.

Sempat meluruskan kaki dan istirahat sejenak setelah sholat Ashar di masjid sekitar Splendid. Jam telah menunjukkan pukul 16.05 WIB. Dan, kereta pulang kita berangkat pukul 16.49. Deket sih jaraknya sama stasiun malang kota cuma 650 m, tapi kita takut ketinggalan kereta. Jadi, kita naik angkot ke stasiunnya. Well, kita gak beli buah tangan apapun disana. Selain waktu yang terbatas, kita juga tidak bertemu atau menemukan oleh-oleh maupun makanan khas gitu selama perjalanan jadi gak beli buah tangan apapun.

Jadi, itulah pengalaman traveling pertama aku bareng tiga temanku di Kota Malang yang cukup mendadak, karena baru diajaknya hari minggu sih dan beli tiket keretanya hari Selasa (H-1). Itu kenapa kita gak dapat tempat duduk berangkatnya, tapi Alhamdulillah pulangnya DUDUK (sorry capslock HAHA). Nah, buat kalian yang ingin traveling jangan pernah takut soal biaya. Refreshing gak harus mahal kok, kalian bisa lihat lokasi baru apapun di kota kalian. Jika bosan di dalam kota, gak harus jauh-jauh dan mahal-mahal. Lirik daerah terdekat yang berpotensi mencuci mata dan memberi warna baru pada pengelihatan kalian. So, tidak akan mahal dan tidak akan menghabiskan banyak waktu.

Thank you and see you on my next trip hehe

Nih rincian pengeluaran aku saat di Malang, Rahasia Hemat:
1. Kereta PP       24.000
2. Angkot 2x        6.000
3. Makan Siang       Free (bawa bekal wkwk)
4. Jajan            4.000 (bawa cemilan juga jd hemat)
5. +Air mineral      2.500 (udh bawa minum 1 tapi kurang)
6. HTM Jodipan     2.000 (warnawarni aja, gk masuk tridi, wkt terbatas)

————Total: 38.500
(Rincian dana diatas tidak ada manipulasi) ^^

Tinggalkan komentar